Berita
Rice Brand

Rice Brand

Rice Bran (RB) ini ternyata menurut dunia ilmiah sudah dikelompokkan sebagai functional foods atau bahkan disebut sebagai medical food. Mengingat pengalaman penulis yaitu betapa sulitnya menyampaikan gagasan bahwa RB merupakan makanan bersifat obat maka penulis memutuskan untuk mengumpulkan hasil-hasil penelitian ilmiah yang telah diterbitkan oleh pelbagai jurnal terkemuka di dunia.  Himpunan pustaka ini diharapkan dapat menjadi bahan body of knowledge untuk para perencana dan pemikir pembangunan terutama di bidang pertanian, kesehatan, industri dan lingkungan hidup, peneliti, dosen, mahasiswa, dunia usaha, dan khususnya bagi kalangan publik yang memperhatikan perlunya trend setter baru untuk memanfaatkan sumberdaya lokal unggul seperti RB ini pada masa mendatang.

Banyak informasi penting dalam buku ini yang bisa kite petik, karena di dalamnya banyak  menyampaikan pesan yang sangat penting dan strategis untuk masa depan Indonesia khususnya dan dunia pada umumnya, yaitu menurut hasil penelitian ilmiah yang telah diterbitkan dalam pelbagai jurnal ilmiah terkemuka dunia, dikemukakan bahwa rice bran paling tidak berpotensi besar untuk mengatasi 10 jenis penyakit atau permasalahan kesehatan yang sekarang ini Indonesia dan juga dunia berada pada kondisi yang mengkawatirkan dengan trend yang lebih mengkhawatirkan lagi, yaitu:

  • Fungsi rice bran dalam mengatasi diabetes melitus
  • Fungsi rice bran dalam mengatasi kanker
  • Fungsi rice bran dalam mengatasi penyakit kardiovaskular
  • Fungsi rice bran dalam mengatasi hipertensi
  • Fungsi rice bran dalam mengatasi abnormalitas liver
  • Fungsi rice bran dalam mengatasi penyakit terkait saraf
  • Fungsi rice bran dalam meningkatkan kekebalan tubuh
  • Fungsi rice bran dalam mengatasi gangguan/penyakit kulit
  • Fungsi rice bran dalam mengatasi obesitas
  • Fungsi rice bran dalam mengatasi nutrisi buruk anak-anak balita

Dari literatur yang tersedia dapat dipahami mengapa Rice bran memiliki kapasitas untuk mengatasi pelbagai penyakit di atas, yaitu sifat istimewa kandungan rice bran yang bukan hanya kaya akan nutrisi seperti protein dengan kelengkapan dan nilai asam-asam aminonya, sifat karbohidrat, khususnya keseimbangan protein-karbohidrat yang tergolong sangat baik, sifat intrinsik dan jumlah lemak yang tersedia, sifat dan jumlah kandungan vitamin dan mineral yang sangat baik, dan yang sangat penting lagi yang jarang dijumpai pada subtan lain adalah kandungan senyawa bioaktif yang mencapai lebih dari 100 jenis bioaktif. Menjadikan rice bran memang unggul untuk membangun sistem kesehatan manusia Indonesia pada khususnya dan manusia di dunia pada umumnya. Untuk mendukung pernyataan ini, pada bagian akhir buku ini disampaikan kumpulan pustaka berupa hasil-hasil penelitian yang telah diterbitkan pada jurnal-jurnal ilmiah terkemuka tentang 10 jenis manfaat rice bran terhadap kesehatan.

Kandungan vitamin dalam rice bran Vitamin adalah setiap kelompok senyawa organik yang memiliki sifat esensial atau kebutuhannya bersifat sebagai suatu keharusan, dalam jumlahnya yang sangat kecil, tetapi walaupun begitu tubuh tidak dapat membuatnya sendiri, untuk mencapai pertumbuhan dan perkembangan tubuh secara normal. Vitamin ini berbeda secara nyata dalam beberapa hal dengan senyawa-senyawa biologi lainnya seperti protein, karbohodrat, dan lemak. Walaupun kandungan yang disebut terakhir itu tak terpisahkan untuk membangun fungsi-fungsi tubuh secara baik, sebagian besar dari kandungan tersebut dapat dibuat sendiri dalam jumlah yang mencukupi oleh tubuh sendiri. Sedangkan vitamin, untuk memenuhi kebutuhan tubuh pada umumnya tidak dapat dibuat di dalam tubuh sendiri. Karena itu vitamin baru bisa diperoleh melalui makanan atau suplemen. Karena itulah vitamin dinamakan substan esensial bagi tubuh. Fungsi vitamin juga berbeda dengan substan lainnya, yaitu dalam jumlahnya yang sedikit berfungsi sebagai katalis atau regulator alami, memfasilitasi atau mengendalikan reaksi-reaksi di dalam sel-sel tubuh. Apabila vitamin di dalam tubuh tidak terpenuhi atau kekuarangan sebagai akibat dari makanan yang tidak bisa menyediakannya dalam jumlah dan jenis yang mencukupi, maka penyakit akan berkembang.

      Di dalam rice bran terdapat vitamin-vitamin: Lutein dan zeaxanthin Thiamin (B1), Riboflavin (B2), Niacin (B3), Pantothenic acid (B5), Pyridoxine (B6), Folate (B9), Vitamin E, Vitamin K dan Choline.

Jadi, hasil studi literatur ini akan membuka cakrawala pemikiran yang dapat diharapkan akan melahirkan kesadaran baru bagi pembangunan pangan, pertanian, kesehatan, industri dan lain-lain aspeknya secara holistik.

Diskusi online mengenai Rice Brand bersama penulisnya, bisa Anda klik gambar di bawah ini: 

Tentang Penulis
Agus Pakpahan dilahirkan di Kampung Tagog, Desa Cibeureum Kulon, Kecamatan Cimalaka, Sumedang pada 29 Januari 1956. Profesinya sebagai peneliti tidak pernah dia lepaskan walaupun ia sempat bekerja di Bappenas (Biro Pertanian dan Pengairan, Kepala Biro Bantuan dan Regional-I; Kepala Biro Kelautan, Kedirgantaraan, Lingkungan Hidup dan IPTEK selama 1992-1997, Direktur Jenderal Perkebunan (1998-2003) (Kementerian Pertanian), dan Deputi Agroindustri, Kehutanan, Kertas, Percetakan dan Penerbitan, Kementrian BUMN (2005-2010). Ia juga sempat menjadi Ketua Komisi Keamanan Hayati Produk Rekayasa Genetik (KKHPRG 2010-2019), dan Ketua Umum Perhimpunan Ekonomi Pertanian Indonesia (PERHEPI) (2000-2003).

Judul Buku: Rice Brand

Penulis : Agus Pakpahan | Tahun Terbit : 2022 | Penerbit : Yayasan Pustaka Obor Indonesia – Jakarta| Berat : 250 g| Halaman : 210|Dimensi : 14.5 x 21 cm